Jumat, 05 Oktober 2012

what it's punk ?


sekelompok anak dengan rambut acak-acakan berdiri menjulang seperti orang urakan dengan fashionnya yang khas tampak asyik bercengkerama bersama di sebuah pinggir jalan. Mereka seakan acuh pada orang sekitar yang melihatnya dan tak sedikit yang takut untuk melewati jalan tersebut.
Banyak orang yang selalu menafsirkan punk adalah hal yang negatif yang lantas menjadi stigma pada setiap orang. Namun di balik keseraman pakaian dan gaya mereka,anak punk sebenarnya juga sama saja dengan orang lainnya<i>. Lantas apa punk itu dan kenapa orang selalu mengkonotasikan negatif?

Era 70an bisa dikatakan sebagai tonggak berdirinya punk, namun istilah punk tersebut belum tercetus pada mereka. Kemuakan mereka pada keglamoran serta komersilnya musik rock di era tersebut membuat para pemuda ini mencari tandingan sendiri. Di sinilah secara berbarengan etos DIY (Do It Yourself) muncul. Mereka memainkan musik sesuai dengan keinginan, merekam serta mendistribusikannya.

Awalnya punk sama saja dengan musik rock di tahun 70an, namun mereka menggeber musiknya 2 kali lebih cepat dan berisik. Ramones menjadi salah satu band pelopor dalam menggeber musik rock yang sangat cepat. Istilah punk sendiri saat itu belum ada, dan musik Ramones dengan cepat menyebar ke seluruh daratan Amerika karena keunikannya dan menjadi pembicaraan setiap orang yang dibuat bingung atas apa yang telah mereka lihat dan dengar.

Bak wabah, musik Ramones pun cepat menjalar bahkan hingga ke daratan Inggris. Dari negara inilah muncul sebuah band fenomenal bernama Sex Pistols yang terinspirasi dengan musik Ramones. Namun Sex Pistols lebih komplek baik dari segi musik serta dandanan.

Di sinilah istilah punk atau punk rock pun muncul sebagai penanda bahwa musik yang mereka mainkan berbeda dari rock kala itu. Dandanan yang tabrak warna serta keluar dari pakem fashion membuat para fashionista terbelalak. Bagi mereka ini suatu deklarasi anti-fashion yang merupakan salah satu pergerakan dalam punk. Selain itu lirik Sex Pistols yang secara gamblang menyoroti pemerintahan Inggris kala itu.

Ramones dan Sex Pistols berhasil mengguncangkan dunia kala itu, yang kemudian disambut oleh pemuda lainnya yang memiliki ide serupa dalam bermusik,. Tak butuh waktu lama di seluruh Inggris hingga berbagai negara di belahan dunia pun terinfeksi punk.

Semua pun merasakan dan menyuarakan hal yang sama, kemuakan terhadap pemerintahan dengan aturan dunia barunya yang banyak mengorbankan mereka yang seharusnya membutuhkan, kejahatan pemerintah yang tak pernah terungkap, muak kepada kaum glamor yang menghambur-hamburkan uangnya sementara di lain pihak banyak yang menderita. Banyak ethic ataupun threat dalam punk, seperti feminisme, anarkis dan masih banyak lagi.

Keunikan punk yang di luar pakem membuat para pemuda menyukainya dan mengikuti gayanya. Namun para orang tua pun takut dengan gaya hidup seperti ini. Sama halnya dengan pemerintah, bagi mereka punk menjadi sebuah ancaman yang akhirnya sering mengkambing-hitamkan punk kepada hal negatif agar tersudutkan.

Pun begitu setiap tahunnya banyak mereka yang terjun ke dalam punk. Hingga saat ini punk terus ada seiring zaman. Mereka bertahan dengan apa yang mereka...punk is not dead's

Jumat, 28 September 2012

what it's emo ? menurut sejarah, kata - kata emo merupakan kependekan dari kata emosional

Emo, emo, emo dan emo. Adalah sebuah istilah yang sekarang ini sering sekali kita dengar baik lewat televisi, radio, percakapan sehari-hari serta digembar-gemborkan khususnya anak-anak muda. Apa sih emo itu? Malah ada juga yang berkata “emo- skinhead-punk”. Wah, terus apa pula hubungannya dengan Skinhead-punk? Apa Emo adalah bagian dari Skinhead-punk? Atau apalah!
Pertanyaan menarik yang muncul karena sebuah kerancuan serta ketidakpastian disekitar yang menjadikan “kabur” mengenai Emo itu sendiri adalah hal-hal yang ingin saya angkat, namun hanya berdasarkan tinjauan atribut yang dikenakan. Menurut saya, secara tidak langsung atribut dan benda dapat menjelaskan kronologis kejadian yang menyebabkan terjadinya suatu perubahan atau evolusi.


************************************************************************
Pada dasarnya, segala sesuatu di dunia ini pasti akan mengalami perubahan. Dan ini berlaku diberbagai aspek kehidupan. Hal ini wajar terjadi jika dihubungkan dengan manusia sebagai makhluk Tuhan yang diciptakan memiliki akal dan pikiran yang dinamis. Skinhead, Punk, dan kaum-kaum subkultur sejenis lainnya, pasti tidak akan terelakkan dari hal yang berhubungan dengan evolusi. Singkatnya, Emo adalah sebuah bentuk evolusi dari kaum skinhead-punk.

Emotion Hardcore biasanya disebut (istilah ngetrend) Emo, adalah sebuah gaya hidup, fashion dan budaya yang baru saat sekarang ini mulai nge-boom di seluruh masyarakat dunia termasuk Indonesia. Emotion berasal dari bahasa Inggris, berarti emosi atau perasaan seseorang yang ingin diekspresikan. Sedangkan Hardcore adalah sejenis aliran musik yang memiliki tipe raungan gitar elektrik clean dan hentakkan drum yang dimainkan keras.
Dilihat dari sejarah munculnya, Emo adalah cabang atau yang lebih tepatnya adalah bentuk perkembangan dan evolusi dari Skinhead dan Punk. Emo muncul pertama kali sekitar pertengahan tahun 1980 di Washington, dan pertama kali diperkenalkan oleh band beraliran punk-melodic, DC Scene. Seperti artinya (emotion), lagu yang diusung lebih banyak mengandung unsur-unsur emosi dan perasaan seperti cinta, kasih sayang, rasa marah, kesal, dan segala sesuatu yang berhubungan erat dengan asmara dan perasaan seseorang.
Sekitar tahun 1990, emo semakin berkembang. Dibuktikan dengan banyak bermunculan band-band baru seperti Rites of Spring, Embrace, One Last Wish, Beefeater, Gray Matter, Fire Party, Slightly later, dan Moss Icon. Pada tahun inilah emo mencapai puncak-puncaknya. Sering dengan waktu banyak pula terjadi pencabangan dalam aliran emo sendiri.
Menurut Billy Joe Amstrong, gitaris band beraliran punk melodic Green Day (secara tidak langsung ia sendiri juga yang mempelopori revitalisasi emo kembali muncul di publik), emo adalah sebuah gabungan antara punk dan gothic. Sebuah karya besar jika kedua mainstream (sikap independen yang dilakukan kelompok-kelompok anak muda tertentu, berhubungan dengan kultur pop kaum muda) ini dipadukan. Dan bukan hal yang mustahil jika keduanya digabungkan akan tercipta sesuatu yang fantastis. Kesamaan keduanya mampu berkolaborasi dan saling melengkapi. Dan sebagai cara untuk membedakan bahwa ini adalah sesuatu yang baru, perlu suatu adanya upaya penonjolan jati diri. Dengan atribut gabungan keduanyalah sebuah aliran dan lifestyle baru ini mampu diterima. Sebuah ideologi dapat diterima jika memiliki sesuatu sebagai identitasnya dan mampu menunjukkannya pada umum.
Namun, kaum skinhead-punk yang masih tetap memegang idiologi “asli” skinhead, berpendapat bahwa emo adalah bentuk kehancuran Skinhead-Punk. Dikatakan kehancuran karena idiologi anti kemapanan yang selalu diikrarkan oleh kaum Skinhead, sudah tidak bermakna lagi, kalah dan ditelan oleh bentuk kapitalisme dan mapan (Bowo(22) , mahasiswa Fak.Filsafat UGM, seorang Skinhead dan punker). Ditambahkan pula oleh rekannya, Empu (Christian), ia mengungkapkan kekecewaanya terhadap Emo (kaum Skinhead-Punk yang sudah dipengaruhi kapitalisme modern), Emo tidak pantas dianggap sebagai punk karena tidak mencirikan sebagai sesuatu yang anti dengan kemapanan. Ditegaskan lagi dengan segala jenis atribut yang mereka (Emo) yang lebih menonjolkan kemewahan, merk. Sudah jelas mereka bukan Skinhead-punk yang sebenarnya. Emo hanyalah sebuah bentuk kapitalisme musik, ideologi yang dikemas dan menyusup rapi ke dalam ideologi skinhead-punk yang selama ini sudah berakar kuat.
Lain halnya yang dikatakan Putri, mahasiswi Fak. Ilmu Budaya UGM jurusan Antropologi. Menurutnya emo merupakan suatu bentuk gaya hidup baru yang sangat cocok khususnya generasi muda. Ekspressionis, enerjik, modis, begitulah gambaran emo, tambahnya.
Atribut Emo
“Wah, dia rambutnya nggak Spike/Mohawk, nggak botak lagi, terus nggak pake’ spike di tangan atau di ikat pinggang, dilehernya nggak ada juga kalung rantai + gemboknya (dog collars), dan nggak2 yang laen lagi. Keliatannya lebih kalem, rapi. Kesimpulannya…wah!, dia ini bukan anak skinhead! Tapi….., punk? ……bukan, gothic juga bukan,.. lantas apa?” Sepenggal cerita yang ada di masyarakat.
Ironis memang hal itu berkembang di masyarakat, tetapi itulah fakta yang terjadi. Budaya atribut telah berkembang di masyarakat. Atribut adalah suatu penjelas seseorang berada di sebuah identitas diri tertentu yang secara fisik atau kasat mata merupakan pembeda/sama dengan lingkungan sekitarnya (itu sudah jelas) dan dengan atribut pula yang identik dengan kelas tertentu di masyarakat berkembang pemikiran tentang penyeragaman. Penyeragaman berarti pembakuan. Jika melihat atribut emo itu harus Emo-style, Peircing, Gaspers, Eye-shadow, pin, emblem, dsb, maka berarti hal itu telah dianggap baku dan adanya telah seperti itu.
Sama seperti kaum skinhead-punk yang sudah memiliki identitas dan atribut masing-masing Emo pun memiliki identitas dan atribut sebagai pembeda dari kaum-kaum yang lainnya. Secara sekilas memang memiliki kemiripan satu sama lain, hal itu wajar saja terjadi karena atribut yang digunakan oleh para penganut emo adalah bentuk perkembangan dari fashion kaum skinhead-punk. Terjadi perubahan dikarenakan dalam perkembangannya mendapat pengaruh-pengaruh budaya baru seiring berjalannya waktu, zaman dan kemajuan dalam bidang fashion pula.
Makna Atribut
Semua hasil material antara punk dan skinhead itu berdasarkan atas pemikiran-pemikiran yang telah didorong oleh nilai-nilai perlawanan atas hal-hal yang membosankan dan menindas (suatu rangkaian yang tidak dipisahkan). Skinhead memang terlahir dari pemikiran dengan nilai-nilai perlawanan atas suatu pemikiran mainstream, membosankan dan menindas (seperti kapitalisasi, penghisapan, pembodohan, dsb). Sedangkan punk lahir akibat pengaruh-pengaruh yang baru bukan hanya kapitalisme, gaya, tetapi juga dalam karya musik. Namun apa yang terjadi pada Emo? Emo tercipta karena kedua subkultur di atas (punk dan skinhead) telah dimasuki oleh paham-paham kapitalisme, fashionable, dan keinginan untuk bergaya. Sebuah kondisi yang sangat berlawanan pengan paham Skinhead-Punk yang notabennya sebagai nenek moyang Emo.
Pada dasarnya sama, Emo menggunakan topi, celana jeans, kalung, gelang, gasper, mempunyai tindik, bertato, memakai peircing sebagai atributnya. Tetapi sudah tidak memiliki makna ideologi. Semua atribut yang dipasang dan dipergunakan hanya sebatas pelengkap. Tidak seperti Skinhead-Punk, menurut mereka kalung rantai, gelang rantai, anting peniti, Peircing memiliki makna sebagai bentuk perlawanan terhadap sesuatu (kapitalisme, pemerintahan). Tetapi sedangkan Emo tidak memiliki makna apapun, yang terjadi hanya pemaknaan bahwa Emo(seluruh atributnya) adalah bentuk ekspresi dari anak-anak muda pada umumnya (keren, modis, gaul, bermerk) yang juga jelas bertentangan dengan Skinhead-Punk. Sejauh ini memang belum ditemukan dan didapat mengenai makna yang signifikan dalam setiap atribut yang mereka (kaum Emo) kenakan.
Perbandingan Atribut dan Aksesoris antrara Skinhead dan Emo
No.
Atribut
Skinhead
Emo
1.
Tindik
Anting ( biasanya dipakai hanya pada telinga saja)
Anting, Peircing ( digunakan pada teling, bandul telinga, hidung, pelipis, alis, lidah bibir. Malah ada yang digunakan disemua bagian itu)
2.
Sepatu
Boot keras, Loafers, Steel toe cap.
Converse (sepatu kets produksi USA), Vans.
3.
Baju
Polo, kaos berkerah, kemeja berkerah, jaket kulit. Skinhead lebih berpenampilan rapi dan bersih.
Kaos Distro, Blazer, Kemeja.
4.
Celana
Levi’s, jeans gombrong, sta prest (ketat).
Jeans staprest, Hipster.
5.
Drugs dan Alkohol
Menolak (hanya sedikit yang menerima, menolak lebih mendominasi).
Merekok, Alkoholik, Drgus tidak dipakai sama sekali.
6.
Kendaraan
Motor tua, Skuter vespa, Moge (motor gede/motor besar).
Tidak memiliki Kendaraan yang spesifik.
7.
Rambut
Plontos, cepak
Rambut Emo.
8.
Perhiasan
Rantai anjing, gelang spike, emblem
Kalung, gelang, Jam tangan, Hand-Band, Cincin.
9.
Pewarna Rambut
Tidak memakai
Memakai (biasanya berwarna merah)
10.
Make-Up wajah
Tidak memakai
Memakai seperti eye-Shadow/eye-liner, Lip-gloss.
11.
Topi
Pork-pie, bolero
Topi Emo
12.
Tatoo
Tidak memakai
Memakai tetapi minimalis
KESIMPULAN
Atribut merupaan penanda dari suatu komunitas atau kebudayaan. Ini merupakan ciri khas yang menjadi suatu keharusan yang tidak tertulis dalam lingkup kehidupan. Penggunaan atribut pada kebudayaan atau komunitas tertentu menjadikannya suatu simbol yang menggambarkan identitas kehidupan mereka. Dari atribut pula sebuah pemaknaan dapat dilihat dan dideskripsikan.
Emo adalah sebuah bentuk merosotnya suatu makna ideologi dari suatu kaum subkultur (Skinhead-Punk) yang selama ini telah memiliki ideologi anti kemapanan sebagai bentuk perlawanan terhadap kemewahan, hukum-hukum yang selalu menindas kaum kecil. Emo sengaja diciptakan sebagai salah satu “senjata” untuk memerangi dan mengalahkan ideologi Skinhead-Punk Segala jenis atribut yang mereka (Emo) kenakan yang lebih menonjolkan kemewahan, merk. Sudah jelas mereka bukan Skinhead-punk yang sebenarnya. Emo hanyalah sebuah bentuk kapitalisme musik, dan ideologi pro-kemapanan yang dikemas dan menyusup rapi ke dalam ideologi skinhead-punk yang selama ini sudah berakar kuat dalam benak para pengikutnya.

Rabu, 12 September 2012

intro guitar closer to the edge

Intro : G D Em D C

       G
I don't remember one moment I tried to forget
D
I lost myself yet I'm better not sad
     Em     D      C
Now I'm closer to the edge

        G
It was a a thousand to one and a million to two
     D
Time to go down in flames and I'm taking you
Em     D      C ~
Closer to the edge

        G          D
No I'm not saying I'm sorry
 Em            D        C
One day, maybe we'll meet again
        G          D
No I'm not saying I'm sorry
 Em         D           C
One day, maybe we'll meet again
No, no, no, no

G / D / Em / D / C

      G
Can you imagine a time when the truth ran free
D
A birth of a song, a death of a dream
Em     D      C
Closer to the edge
G                        D
This never ending story, paid for with pride and fate
Em                          C
We all fall short of glory, lost in ourself

        G          D
No I'm not saying I'm sorry
 Em           D         C
One day, maybe we'll meet again
        G          D
No I'm not saying I'm sorry
 Em            D        C
One day, maybe we'll meet again

 D        G
No, no, no, no

D / G , D / G , D , C

 D        G
No, no, no, no
I will never forget
D     G
No, no
I will never regret
D     G
No, no
    D       C
I will live my life
 D        G
No, no, no, no
I will never forget
D     G
No, no
I will never regret
D     G
No, no
    D       C
I will live my life

        G          D
No I'm not saying I'm sorry
 Em           D         C
One day, maybe we'll meet again
        G          D
No I'm not saying I'm sorry
 Em            D        C
One day, maybe we'll meet again, No, No
        G          D
No I'm not saying I'm sorry
 Em           D         C
One day, maybe we'll meet again
        G          D
No I'm not saying I'm sorry
 Em            D        C
One day, maybe we'll meet again

G             D
Closer to the edge
Em            C
Closer to the edge
No, no, no, no
G             D
Closer to the edge
G             C
Closer to the edge
No, no, no, no

G             D
Em     D      C
Closer to the edge

Selasa, 11 September 2012

lyric 30 seconds to mars,closer to the edge

30 seconds to mars
closer to the edge

I don't remember the moment I tried to forget
(I don't remember the moment I tried to forget)                    
I lost myself, is it better not said
Now I'm closer to the edge

It was a thousand to one and a million to two
Time to go down in flames and I'm taking you
Closer to the edge

No I'm not saying I'm sorry
One day maybe we'll make it (One day maybe we'll meet again)
No I'm not saying I'm sorry
One day maybe we'll meet again
No no no no

Can you imagine a time when the truth ran free
The birth of a sun, the death of a dream
Closer to the edge

This never ending story paid for with pride and fate
We all fall short of glory
Lost in our fate

No I'm not saying I'm sorry
One day maybe we'll meet again
No I'm not saying I'm sorry
One day maybe we'll meet again
No no no no

No no no no
I will never forget
No no
I will never regret
No no
I will live my life

No no no no
I will never forget
No no
I will never regret
No no
I will live my life

No I'm not saying I'm sorry
One day maybe we'll meet again
No I'm not saying I'm sorry
One day maybe we'll meet again
No no no no

Closer to the edge
Closer to the edge
No no no no
Closer to the edge
Closer to the edge
No no no no
Closer to the edge

  • I don't remember a moment I tried to forget (I don't remember the moment I tried to forget)
    I lost myself, is it better not said
    Now I'm closer to the edge

    It was a thousand to one and a million to two
    Time to go down in flames and I'm taking you
    Closer to the edge

    No I'm not saying I'm sorry
    One day maybe we'll make it (One day maybe we'll meet again)
    No I'm not saying I'm sorry
    One day maybe we'll meet again
    No no no no

    Can you imagine a time when the truth ran free
    The birth of a sun, the death of a dream
    Closer to the edge

    This never ending story paid for with pride and fate
    We all fall short of glory
    Lost in our fate

    No I'm not saying I'm sorry
    One day maybe we'll meet again
    No I'm not saying I'm sorry
    One day maybe we'll meet again
    No no no no

    No no no no
    I will never forget
    No no
    I will never regret
    No no
    I will live my life

    No no no no
    I will never forget
    No no
    I will never regret
    No no
    I will live my life

    No I'm not saying I'm sorry
    One day maybe we'll meet again
    No I'm not saying I'm sorry
    One day maybe we'll meet again
    No no no no

    Closer to the edge
    Closer to the edge
    No no no no
    Closer to the edge
    Closer to the edge
    No no no no
    Closer to the edge

http://musiklib.org/30_Seconds_To_Mars-Closer_To_The_Edge-Lirik_Lagu.html
  • I don't remember a moment I tried to forget (I don't remember the moment I tried to forget)
    I lost myself, is it better not said
    Now I'm closer to the edge

    It was a thousand to one and a million to two
    Time to go down in flames and I'm taking you
    Closer to the edge

    No I'm not saying I'm sorry
    One day maybe we'll make it (One day maybe we'll meet again)
    No I'm not saying I'm sorry
    One day maybe we'll meet again
    No no no no

    Can you imagine a time when the truth ran free
    The birth of a sun, the death of a dream
    Closer to the edge

    This never ending story paid for with pride and fate
    We all fall short of glory
    Lost in our fate

    No I'm not saying I'm sorry
    One day maybe we'll meet again
    No I'm not saying I'm sorry
    One day maybe we'll meet again
    No no no no

    No no no no
    I will never forget
    No no
    I will never regret
    No no
    I will live my life

    No no no no
    I will never forget
    No no
    I will never regret
    No no
    I will live my life

    No I'm not saying I'm sorry
    One day maybe we'll meet again
    No I'm not saying I'm sorry
    One day maybe we'll meet again
    No no no no

    Closer to the edge
    Closer to the edge
    No no no no
    Closer to the edge
    Closer to the edge
    No no no no
    Closer to the edge